Hari ini adalah hari terakhirku di Bali,
Jumat, 01 Juli 2022
Bali Si Penyimpan Kenangan
Hari ini adalah hari terakhirku di Bali,
Senin, 30 Mei 2022
Ini Tentang Memberi
Aku suka kejutan.
Entah kenapa itu adalah hal yang paling menyenangkan. Karena perasaan terkejut tidak bisa di dapat begitu saja.
Maka dari itu aku suka memberi kejutan karena aku mengingat rasa terkejut itu dan rasa bahagia itu. Tidak berharap bahwa di momen itu mendapatkan sesuatu secara tiba-tiba dan kebahagiaan yang tidak di harapkan itu membuat bahagia berlipat ganda.
Aku bukan tipe orang yang memberi seseorang sebuah kado di hari ulangtahun mereka. Coba saja tanya orang terdekatku, mungkin mereka bisa menyebutkan kado mana yang aku beri di ulangtahunnya, jarang sekali.
Bukannya tidak mau memberikan sesuatu di hari bahagia mereka. Tapi memberi adalah perkara perasaan.
Aku akan memberi ketika perasaanku utuh ingin memberi, tak peduli kapan. Yang penting perasaanku utuh untuk memberi, tidak harus di hari ulangtahun mereka.
Aku ingin memberi kejutan ketika mereka tidak tahu kapan hal mengejutkan itu datang.
Aku suka perasaan penuhku ketika ingin memberi seseorang di momen yang tepat. Pastinya, momen tepat itu tidak harus di hari ulangtahunnya.
Karena di hari random atau di suatu suasana, seseorang lebih membutuhkan hal mengejutkan itu untuk membuat hatinya bahagia tiba-tiba.
Tidak ada alasan lain. Tidak ada benar atau salah dalam memberi ataupun menerima.
Sabtu, 30 April 2022
malam dua tahun lalu
malam itu,
aku berpikir apakah lebih baik bertahan atau pergi?
malam itu,
aku berpikir apakah lebih baik pergi diam-diam atau dengan tangisan?
malam itu,
aku berpikir apakah lebih baik pergi dengan senyuman atau dengan sejuta pertanyaan?
sudah pukul 23.00
sedikit lagi tanggal sudah berganti,
ada yang bilang bila aku pergi dengan senyuman,
ia pasti tidak akan kembali,
itu hal baik, sepertinya.
tapi aku memilih untuk pergi dengan sejuta pertanyaan,
karena bagiku,
segala diam itu juga jawaban,
kata singkat itu juga jawaban,
perubahan sikap itu juga jawaban,
jadi aku putuskan
untuk pergi dan tidak kembali.
aku mudah menangis,
tapi untuk urusan ini,
aku sudah tidak pernah menangis (lagi),
entah kenapa.
omong-omong aku sedang bercerita tentang perasaanku dua tahun lalu,
hari ini,
aku sudah tidak merasakan apapun seperti yang aku tulis hari ini.
Senin, 11 April 2022
Zona Nyaman
Tidak ada yang lebih bahagia saat berada di sekitar orang-orang yang kita sayangi,
Tidak ada yang lebih bahagia saat tahu bahwa di sekitar mereka terasa nyaman.
Zona nyaman. Aku sebut mereka seperti itu.
Tanpa sadar, kita bisa saling terikat ketika sering bertukar berbagai emosi marah, kecewa, sedih, dan bahagia.
Terbiasa bersama membuat kita saling memahami dan mengerti sebuah kondisi yang kadang menyesakkan.
dan kemudian kita semua tertawa lagi.
Tak pernah aku berhenti bersyukur. Karena bahkan di tempat aku bekerja, Allah tetap memberikan rezeki teman-teman dan sobat-sobat yang baik.
Entahlah,
Apakah perasaan yang kurasakan ini sama atau tidak dengan yang mereka rasakan?
Aku tidak peduli.
Yang aku tahu kalau aku sayang mereka dan bersyukur berada di sekitar mereka.
Love,
Aku yang sering moodswing


