Senin, 28 Maret 2022

Menjadi Dewasa

Melihat yang lebih muda dariku melakukan tertawa terbahak-bahak dengan teman sebayanya, bahagia melihatnya. 


Dulu, aku selalu begitu, tertawa tanpa henti hingga perut sakit sekali, entah apa yang lucu bahkan sampai tidak bisa berhenti tertawa. 


Tapi waktu terus berjalan, masa itu sudah lewat jauh disana, teman-teman sebayaku tumbuh dewasa begitu juga dengan aku. 


Bukan, maksudku bukan berarti ketika kita tumbuh dewasa kita tidak bisa berbahagia. Maksudku, kedewasaan seperti merenggut waktuku. Waktu yang dulu kami miliki untuk dihabiskan bersama-sama, waktu yang sama untuk tertawa bersama-sama. 


Teman-teman sebayaku kini sudah berada di garisnya masing-masing, begitu juga dengan aku. Rasanya seperti zona waktu kami sudah berbeda karena kedewasaan sepertinya merenggut waktu. 


Tapi begitulah menjadi dewasa. Untuk menjadi dewasa kita paham akan waktu masing-masing, kita paham akan garis masing-masing. 


Bagiku setiap orang memiliki garisnya sendiri untuk mencapai garis finish, entah mana yang di depan, entah mana yang di belakang. Yang terpenting kita saling menghargai satu sama lain dan tetap saling memahami bahwa waktu kami sudah tidak seperti dulu, tapi perasaanku masih sama seperti dulu. 


Hei teman-temanku, aku rindu! 

Minggu, 27 Maret 2022

2521 - Jangan Tinggalkan Yang Membuatmu Berdebar

Hai

Lama sekali aku tidak menulis, hehe.

Aku tau pasti akan kaku sekali menulis, tetapi satu hal yang aku sadari.

Kenapa semakin dewasa, aku seperti mulai meninggalkan satu persatu hal yang aku sukai?

Beberapa Minggu ini, aku rutin menonton sebuah drama judulnya "2125" :)

Banyak sekali kata-kata yang menyentuh dan mengingatkan aku banyak hal disana. Memang aku belum selesai menonton drama itu, tapi banyak sekali yang bisa aku pelajari disana..

Ada satu scene favoritku dan membuatku tersentuh.

Ada sebuah scene dimana si tokoh Baek Ye Jin bertengkar dengan adiknya, di saat adiknya malu sang kakak bukan seperti yang terakhir dia ingat. Si Kakak yang sekarang adalah seorang kakak yang kabur dari keramaian karena takut akan berisiknya dunia dan menjadi seorang pengecut, tapi Baek Ye Jin (si kakak) tidak sadar akan itu karena pertengkaran itu Baek Ye Jin seperti terpecut oleh kata-kata si adik.

Yang sebenarnya dia marah dengan dirinya sendiri.

Kata-kata yang benar-benar ngena ke hatiku adalah ketika si adik Baek Ye Jin meminta maaf dan mengatakan,

"Tahu hal yang berubah? Kakak dulu suka sekali mendengarkan musik, jangan tinggalkan hal yang kau suka, meskipun hidup itu sulit", lalu Baek Ye Jin tersenyum.

Kadang kita bisa tanpa sadar meninggalkan hal yang kita sukai, bahkan lupa.

Ketika merasa hidup ini sulit dan begitu banyak cobaan yang datang bertubi-tubi, ketika hidup ini mulai membosankan. Tanpa sadar, kita meninggalkan hal yang kita sukai, satu persatu.

Padahal hal itu adalah hal yang membuat kita tersenyum tanpa alasan, berdebar, bahagia.

Jadi mengapa harus ditinggalkan?

Semakin dewasa rasanya seperti terendam kesibukan, lupa bahwa kita memiliki "sesuatu hal itu". 

Tanpa sadar, kita sudah meninggalkan hal yang paling berharga yaitu hal yang dulunya kita suka dan membuat kita berdebar tanpa alasan, bahkan semangat setiap harinya.

Sibuk boleh, tapi jangan lupa bahwa kita butuh bahagia, dan sebuah tempat yang membuat kita merasa hidup. Jadi jangan pernah lupakan ataupun meninggalkan hal yang kita suka! :)

Banyak sekali kata-kata indah di drama itu yang membuat aku tersadar, bahwa kita tidak boleh melupakan hal yang kita sukai karena setelah di pikirkan, terasa menyedihkan :)



Jumat, 04 Maret 2022

Tentang Album Manusia - Diri

Siapa yang tidak tahu Album Manusia? 

Kayaknya seluruh Indonesia pada tahu.

Sebenarnya semua lagu di Album ini memiliki arti yang dalam untuk diriku sendiri, tapi kali ini aku mau menulis tentang Diri.

Diri. Sebuah lagu pengingat yang berulang kali membuatku terharu.

Di lagu ini Tulus mengingatkan kita banyak hal yaitu..

bahwa diri ini adalah seseorang yang harusnya lebih dulu diberi kata Terimakasih,
sayangnya kita sering lupa,
bahwa diri ini adalah seseorang yang harusnya di semangati lebih dahulu,
sayangnya kita sering memaksakan diri ini yang sudah rapuh dan lelah,
bahwa diri ini adalah seseorang yang harusnya di maafkan terlebih dahulu sebelum orang lain,
sayangnya kita sering menyalahkan diri sendiri padahal salah itu wajar,
bahwa diri ini adalah seseorang yang harusnya di puji ketika hebat dan butuh istirahat bila lelah terjaga,
ya, kita tidak boleh lupa :')
bahwa diri ini tidak pantas untuk mendapatkan luka karena kita terlalu berharga..

Ada kata yang benar-benar membuatku merinding,

Bisikkanlah
Terima kasih pada diri sendiri
Hebat dia
Terus menjagamu dan sayangimu
Suarakan
Bilang padanya, jangan paksakan apa pun
Suarakan
Ingatkan terus aku makna cukup
Jangan lupa untuk mengucapkan terimakasih pada diri sendiri, setiap hari.
Terimakasih masih berjuang hingga hari ini.
Salah tidak papa,
Sedih tidak papa,
Lelah tidak papa, 
Semua hal itu adalah hal yang wajar terjadi di dunia ini, ketika kita bisa mewajarkan orang lain,
mengapa kita tidak bisa mewajarkan untuk diri kita sendiri?
Hai Diri :)
Terimakasih sudah bertahan hingga titik ini dan terus berjuang.
Terimakasih sudah melalui hal-hal yang sulit, namun akhirnya berlalu juga kan?
Terimakasih sudah selalu bangkit dan tetap tersenyum ketika kamu jatuh :)
Terimakasih juga untuk mas Tulus, lagumu selalu indah dan berdampak pada Diri ini. :)
Semoga suatu saat, kita bisa bertemu, berfoto bersama, dan berbincang bertukar cerita! 
aamiin!


Rabu, 14 Juli 2021

COVID-19

Siang Semesta..

Ternyata virus ini menghampiri kehidupanku,
Tidak di duga juga aku menjadi salah satu angka di update harian pasien covid di kemenkes,
Tidak di duga juga aku menjadi salah satu orang yang melakukan isolasi mandiri.

Berhubung aku sudah lama banget gak Nuis, yaudahlah ya,
posting setelah sekian lama aku gak nulis aku persembahkan untuk covid-19..

Singkat cerita,
aku adalah anak yang jarang banget sakit, super jarang! (alhamdulillah)
kalau di inget-inget mungkin aku terakhir sakit 2-3 tahun yang lalu kayaknya? iya kayaknya sih.
Demam, pilek, atau batuk pun hampir gak pernah menghampiriku (alhamdulillah banget).
Jadi kalau ada yang gak beres dalam diriku,
pasti aku kerasa banget kan,
dan sudah kebiasaan semisal tenggorokan mulai gak enak (belum batuk, tapi tanda-tanda)
aku pasti langsung boost vitamin C untuk beberapa hari,
terus alhamdulillah selalu gak jadi sakit.

Yang Kali ini beda, kebetulan di tempat kerjaku ada yang barusan kena,
dan malamnya aku sempet ngobrol cukup lama,
ada tracing dari tempat kerjaku dan jadwal swabku sudah di tentukan.

Di hari swab itu tenggorokanku baru terasa gak enak,
tapi karena itu udah di jadwal yaudah aku swab aja,
feelingku (kayaknya) aku positif karena aku ngerasa ada yang beda aja gitu di diri ini,
daaan hasılnya tents negatif! hmmm...

bukan kecewa karena hasilnya negatif, tapi hati kecilku bilang,
kayaknya ini negatif pulsu deh, maksudnya memang swab antigen 90% akurat, gimana kalau aku termasuk 10% persennya?

yaudah, aku jalani hari biasa, ternyata besoknya badanku kayak habis bangun rumah,
sakit semua dan capek banget, teler banget,\
tapi tetep aku paksain masuk karena flu batuk masih jarang2, kerja dengan badan super loyoo....

Then, esoknya hari ke 3 itu kayaknya puncaknya,
aku demam, batuk mulai parah (gak henti-henti, udah ganggu deh suaranya)
pilek juga, dan bener-bener teler rasanya gak bisa bangkit buat kerja, wkwk

Berhubung aku gak punya surat sakit dokter (sedis banget huhu) dan males ribet, 
aku masuk aja di hari itu, tapi namanya udah usaha, badan gak bisa bohong,
mau pingsan rasanya wkkww
berdoa sama Allah supaya pasien dikit aja..

Malemnya aku ke dokter di sela-sela aku kerja,
ternyata aku demam juga (langsung bunyi alatnya guys wkkw),
then dikasih istirahat 3 hari,
dan hari ke-3 izin sakit itu mengharuskan aku swab antigen lagi..

Besoknya...
hari ke hari rasanya badanku tambah loyo dan sakit semua (mungkin ini puncaknya),
mau nyanyi-nyanyi gitaran juga mana kuat wkkw.
suara aja keluar A I U, alhamdulillah hahaha.
makan aja maleeees bgt.

Tibalah hari swab, sebenarnya aku udah feeling pasti positif,
Karena indra penciumanku pun sudah gak bisa cium apa-apa,
pears berkurang perlahan..
dan hasilnyaaaaa bener positif!

Aku sebenarnya sudah legowo mau hasil apapun, karena udah menuju gejalanya spesifik.
Jadi gak kaget sama sekali kalau positif,
Udah siap apapun hasilnya,
yang aku takut sebenarnya anggota keluargaku,
alhamdulillah semua sudah melalui hari beratnya (demam yg tinggi banget dan badan sakit semua),
jadi hati sudah tenang.

entah ketularan dari mana,
aku sudah gak mikir,
entah siapa duluan yang kena,
aku sudah gak mikir,
yang terpenting adalah semuanya harus tambah sehat setiap harinya.
yang terpenting senat dan tidak stres.

Kita sudah ikhtiar dengan berbagai prokes,
ini udah takdir :')

Semangaaat semuanya!

bismillah! 

Terimakasih semua temen-temen tersayangku yang support selalu,
dengan berbagai cara yang selalu bikin bahagia, love love :)


Rabu, 19 Mei 2021

mengulang

 di hari yang berbeda,

di musim yang berbeda,

tapi sang putri ikan masih saja tersesat dan terperangkap lagi,

ia masih tertipu dengan ombak yang datang lalu hilang lagi,

ia tahu akan merasakan sakit dan kecewa yang sama, tetapi ia masih berharap bahwa “mungkin kali ini berbeda”,

ia sudah pernah mengatakan, “kali ini aku berhenti, aku tidak mau lagi terperangkap dengan ombak-ombak palsu itu”, tapi?

ia seperti lupa akan perbuatan-perbuatan yang membuatnya kecewa, ia lupa bahwa ombak pernah menenggelamkannya, ia lupa bahwa ombak pernah menyakitinya, dan ia lupa bahwa pernah di tarik lalu di buang jauh-jauh. 

malam itu, sang putri merasakan sebuah perbedaan, ia percaya bahwa kali ini berbeda. 

tetapi ternyata malam itu membawa kekecewaan yang lebih dalam lagi, percuma ia terhayut dalam kata-kata indah itu karena semua hanyalah kata-kata. 

hai putri ikan, mau sampai kapan kamu menunggu ombak?

mungkin memang ombak bukan untukmu, 

mungkin kamu hanya perlu bersabar sedikit lagi, tunggulah hingga fajar, hingga terang.

Karena sinar matahari lebih menghangatkan hatimu yang sudah mati kedinginan. Bila ombak di malam hari selalu menyakitkan dan mengecewakanmu, jangan lupa bahwa sinar matahari selalu membuatmu hangat dan menyegarkan. 

kamu hanya perlu bersabar sedikit lagi, fajar pasti akan datang. 


//salam sayang dari aku untuk sang putri ikan. 

Large Yellow Polka Dot Pointer
by ANF