Selasa, 13 Agustus 2024

menyadari berbagai emosi yang kita miliki

aku marah, aku kesal, dan aku kecewa. 


segala perasaan itu aku terima, aku rasakan, tanpa menyuruh perasaan itu segera pergi karena aku memang memiliki emosi. 


Menurutku, marah, kesal, kecewa, dan berbagai perasaan sedih lainnya itu tak apa. Tidak setiap saat kita harus bahagia, tidak setiap saat kita harus menempis rasa kecewa. 


Terima, rasakan, dan bagaimana kita harus keluar dari perasaan ini? itu solusinya. 


Aku menyadari di tanggal-tanggal tertentu akan ada perasaan yang begitu sensitif yang membuatku gampang menangis, tak apa. 


Kembali lagi ke kata-kata ajaib yang aku pegang selalu,


Allah selalu memberikan cobaan kepada hamba-Nya sesuai kemampuannya, cobaan berbagai kacaunya perasaan ini, kamu pasti bisa melaluinya. 


Jangan lupa istighfar.

Senin, 15 Juli 2024

Akselerasi

ya, mungkin itu sebutan yang paling tepat setelah aku pikir-pikir.

Bagiku patah hati adalah jalur akselerasi. Patah hati itu proses kita terjatuh untuk bangkit dan menjadi lebih baik. 
kenapa aku menyebutnya akselerasi?

karena patah hati adalah jalan pintasmu untuk menjadi manusia yang lebih baik, mau tidak mau. Kamu berusaha untuk bangkit lewat berbagai jalan, setidaknya kamu sering menyemangati dirimu sendiri.

patah hati seperti jalan pintas yang ditunjukkan Allah untuk menemukan perjalanan spiritualmu, secara naluriah kamu akan lebih mendekat lagi dengan Allah. 

Karena kalau dipikir, bila tidak ada jalur patah hati di tiga tahun terakhir ini, mungkin aku masih di fase “tidak berserah sepenuhnya”.

Dengan patah hati aku tersadar bahwa campur tangan-Nya itu adalah segala-galanya dan “percaya” terhadap setiap takdir-Nya membawa perasaan tenang yang luar biasa tidak bisa dijelaskan.

Rasa pasrah ini menyadarkanku bahwa aku hanyalah seorang hamba yang selalu butuh Allah kapanpun itu. 

Tidak peduli saat aku jatuh atau pun sembuh.

Maka dari itu, bagiku patah hati itu adalah jalur akselerasi.

Allah seperti membukakan jalan pintas agar aku semakin mendekat kepada-Nya. 

Awalnya mungkin sulit, tapi Allah Yang Maha Pemberi Petunjuk memberikan sinar yang terang disetiap jalanku dan menuntunku dengan kasih sayang-Nya tanpa batas. 

Selalu ada jalan untuk kembali dan menjadi lebih baik. 

Jadi paham terkait setiap proses manusia untuk menjadi manusia terbaik versinya sendiri. 

Semoga kamu menjadi manusia lebih baik terus setiap harinya!

Senin, 01 Juli 2024

pasrahkan

Pasrahkan. 


“pasrahkan, serahkan semuanya kepada Sang Khaliq”, kataku dalam hati berkali-kali. 


“aku tidak mau memaksa, rasanya aku hanya ingin terus meminta”, kataku lagi. 


“tapi serahkan ya, minta yang terbaik. Sang Pemilik Semesta inilah yang paling tahu apa yang baik untukmu”, lanjutku. 


kupasrahkan segalanya, rasanya aku sudah tak punya energi untuk khawatir lagi. 


apa yang kau khawatirkan semuanya akan terlalui sama saja, berusaha untuk berpikir sederhana dan menyerahkan kepada Sang Khaliq. 


tenang, kamu tak pernah sendiri. 


Sang Pemilik Semesta kasih sayangnya begitu luas, Dia tak akan pernah meninggalkanmu sendiri. 


sabar ya. 

Jumat, 21 Juni 2024


"mari berlatih melihat hidup seapaadanya dan ridho atas-Nya, kurang-kurangin ekspektasinya. Boleh kok kita punya harap, tapi ingat semua harap itu langsung gantungkan kepada Sang Khaliq"


Kamis, 13 Juni 2024

semua lebih mudah ketika kita berpasrah

jangan tanya sudah berapa kali aku terjatuh,
jangan tanya sudah berapa mimpi-mimpi yang aku geser,

tapi tanya bagaimana aku bangkit dan bagaimaan aku memaknai semuanya

Indah sekali,
ternyata begitu banyak hikmah yang aku sadari ketika aku sudah melewati jurang itu. 

pernah berperang melawan,
kenapa jahat sekali aku sudah seberusaha ini? 
kenapa harus orang lain dan bukan aku?
dari sekian manusia kenapa harus aku yang tidak terpilih?salahku dimana?

alhamdulillah, mamaku selalu ada untuk mengubah segala 'perkataan negatif' itu.

dulunya,
kutelan mentah-mentah meskipun selalu ada bisikan jahat dari syaiton,
belum 'mekmanai' betul tentang berpasrah

dulunya,
ada keangkuhan di diri ini mengatakan, "aku sudah seberusaha ini kok, pasti lolos"

tapi dulu aku melupakan hal penting tentang berpasrah,
fokus pada usahaku yang mati-matian itu,
melupakan bahwa semua itu di tangan Allah.

Indah sekali,
me-recall semua jatuh bangun yang aku lalui hingga dewasa ini,
Allah Baik Sekali, 
aku diselamatkan berkali-kali, hingga kini mengubah cara pandang dan bepikirku dalam segala hal

"Aku sudah berusaha sedemikian rupa, tugasku sebagai seorang hamba, aku pun sudah berdoa dan meminta, sisanya semuanya kuserahkan pada Allah. Allah Tahu Yang Terbaik, tak ada takdir buruk, bila dirasa takdir itu sakit dan menyedihkan karena aku melihat dari kacamata manusia. Ingat untuk selalu sabar dan shalat.

 

Allah Tahu Masa Depan, sedangkan kamu tidak tahu apa-apa. Tak ada usaha yang sia-sia, pasti ada makna, cuma jalannya butuh naik turun. Pasrahkan semuanya setelah kamu berusaha dan berdoa. Insya Allah semua baik"

saat ini segala perasaan begitu menenangkan,
tidak perlu mengkhawatirkan yang di luar kemampuan kita,
ketika sudah seberusaha itu dan sudah berdoa, rasanya tugas kita sebagai seorang hamba sudah selesai,
hasilnya Serahkan Kepada Allah.

menenangkan rasanya :)
Large Yellow Polka Dot Pointer
by ANF