Senin, 15 Juli 2024

Akselerasi

ya, mungkin itu sebutan yang paling tepat setelah aku pikir-pikir.

Bagiku patah hati adalah jalur akselerasi. Patah hati itu proses kita terjatuh untuk bangkit dan menjadi lebih baik. 
kenapa aku menyebutnya akselerasi?

karena patah hati adalah jalan pintasmu untuk menjadi manusia yang lebih baik, mau tidak mau. Kamu berusaha untuk bangkit lewat berbagai jalan, setidaknya kamu sering menyemangati dirimu sendiri.

patah hati seperti jalan pintas yang ditunjukkan Allah untuk menemukan perjalanan spiritualmu, secara naluriah kamu akan lebih mendekat lagi dengan Allah. 

Karena kalau dipikir, bila tidak ada jalur patah hati di tiga tahun terakhir ini, mungkin aku masih di fase “tidak berserah sepenuhnya”.

Dengan patah hati aku tersadar bahwa campur tangan-Nya itu adalah segala-galanya dan “percaya” terhadap setiap takdir-Nya membawa perasaan tenang yang luar biasa tidak bisa dijelaskan.

Rasa pasrah ini menyadarkanku bahwa aku hanyalah seorang hamba yang selalu butuh Allah kapanpun itu. 

Tidak peduli saat aku jatuh atau pun sembuh.

Maka dari itu, bagiku patah hati itu adalah jalur akselerasi.

Allah seperti membukakan jalan pintas agar aku semakin mendekat kepada-Nya. 

Awalnya mungkin sulit, tapi Allah Yang Maha Pemberi Petunjuk memberikan sinar yang terang disetiap jalanku dan menuntunku dengan kasih sayang-Nya tanpa batas. 

Selalu ada jalan untuk kembali dan menjadi lebih baik. 

Jadi paham terkait setiap proses manusia untuk menjadi manusia terbaik versinya sendiri. 

Semoga kamu menjadi manusia lebih baik terus setiap harinya!

Senin, 01 Juli 2024

pasrahkan

Pasrahkan. 


“pasrahkan, serahkan semuanya kepada Sang Khaliq”, kataku dalam hati berkali-kali. 


“aku tidak mau memaksa, rasanya aku hanya ingin terus meminta”, kataku lagi. 


“tapi serahkan ya, minta yang terbaik. Sang Pemilik Semesta inilah yang paling tahu apa yang baik untukmu”, lanjutku. 


kupasrahkan segalanya, rasanya aku sudah tak punya energi untuk khawatir lagi. 


apa yang kau khawatirkan semuanya akan terlalui sama saja, berusaha untuk berpikir sederhana dan menyerahkan kepada Sang Khaliq. 


tenang, kamu tak pernah sendiri. 


Sang Pemilik Semesta kasih sayangnya begitu luas, Dia tak akan pernah meninggalkanmu sendiri. 


sabar ya. 

Jumat, 21 Juni 2024


"mari berlatih melihat hidup seapaadanya dan ridho atas-Nya, kurang-kurangin ekspektasinya. Boleh kok kita punya harap, tapi ingat semua harap itu langsung gantungkan kepada Sang Khaliq"


Kamis, 13 Juni 2024

semua lebih mudah ketika kita berpasrah

jangan tanya sudah berapa kali aku terjatuh,
jangan tanya sudah berapa mimpi-mimpi yang aku geser,

tapi tanya bagaimana aku bangkit dan bagaimaan aku memaknai semuanya

Indah sekali,
ternyata begitu banyak hikmah yang aku sadari ketika aku sudah melewati jurang itu. 

pernah berperang melawan,
kenapa jahat sekali aku sudah seberusaha ini? 
kenapa harus orang lain dan bukan aku?
dari sekian manusia kenapa harus aku yang tidak terpilih?salahku dimana?

alhamdulillah, mamaku selalu ada untuk mengubah segala 'perkataan negatif' itu.

dulunya,
kutelan mentah-mentah meskipun selalu ada bisikan jahat dari syaiton,
belum 'mekmanai' betul tentang berpasrah

dulunya,
ada keangkuhan di diri ini mengatakan, "aku sudah seberusaha ini kok, pasti lolos"

tapi dulu aku melupakan hal penting tentang berpasrah,
fokus pada usahaku yang mati-matian itu,
melupakan bahwa semua itu di tangan Allah.

Indah sekali,
me-recall semua jatuh bangun yang aku lalui hingga dewasa ini,
Allah Baik Sekali, 
aku diselamatkan berkali-kali, hingga kini mengubah cara pandang dan bepikirku dalam segala hal

"Aku sudah berusaha sedemikian rupa, tugasku sebagai seorang hamba, aku pun sudah berdoa dan meminta, sisanya semuanya kuserahkan pada Allah. Allah Tahu Yang Terbaik, tak ada takdir buruk, bila dirasa takdir itu sakit dan menyedihkan karena aku melihat dari kacamata manusia. Ingat untuk selalu sabar dan shalat.

 

Allah Tahu Masa Depan, sedangkan kamu tidak tahu apa-apa. Tak ada usaha yang sia-sia, pasti ada makna, cuma jalannya butuh naik turun. Pasrahkan semuanya setelah kamu berusaha dan berdoa. Insya Allah semua baik"

saat ini segala perasaan begitu menenangkan,
tidak perlu mengkhawatirkan yang di luar kemampuan kita,
ketika sudah seberusaha itu dan sudah berdoa, rasanya tugas kita sebagai seorang hamba sudah selesai,
hasilnya Serahkan Kepada Allah.

menenangkan rasanya :)

Minggu, 02 Juni 2024

bertumbuh

beberapa tahun yang lalu aku membaca buku bertumbuh, eh awal mei lalu tergerak hatiku untuk membuka lagi buku yang sudah cukup usang itu (kertasnya udah mulai coklat, padahal pinjem wkwk)

aku buka pelan-pelan halaman demi halaman, kubaca sekilas note-note kecil di tiap halaman. 

kemudian aku terdiam, waw sekarang udah 2024 ternyata pikiranku sudah seperti ini. 

sedikit cerita,
gak jarang setiap orang yang bertemu denganku selalu bilang, 

“wah tik, kamu masih disini aja yaa, kapan resignnya? semua orang udah resign tuh”

atau

“kamu yakin ta masih disini?”

dan berbagai jenis pertanyaan-pertanyaan yang kurang lebih sama initinya. 

kemudian sepulangnya mendapatkan pertanyaan, aku jadi kepikiran. 

“iya ya? kenapa aku disini aja? masa sih aku disini-sini aja?”

itu pertanyaan atikah di tahun 2023

kalau sekarang aku punya jawabnya. 

Mungkin orang melihatnya aku disini-sini aja di tempat yang sama. Tapi sebenernya enggak kok. Kamu tetap bertumbuh, banyak benturan sana-sini yang tidak dilihat orang lain yang membuat kamu jadi terbentuk. 

Tidak harus berpindah tempat untuk bertumbuh dan dengan tidak berpindah tempat pun bukan berarti kamu tidak bertumbuh. 

Menyusuri segala pikiran hingga tahun-tahun sebelumnya, aku sudah berubah. 

Mungkin nampaknya tempatku sama, tapi jiwa dan pikiranku bertumbuh, aku mendewasa meskipun di tempat yang sama

Tiap orang tidak harus memiliki cara sama, kan?

tapi bukan berarti juga kamu menetap tidak berpindah. 

:)
Large Yellow Polka Dot Pointer
by ANF